Eduteater

Aktor Menurut Uta Hagen

Aktor Menurut Uta Hagen

Oleh: Eko Santosa

Uta Hagen (1919 – 2004) adalah seorang aktris dan praktisi teater Amerika. Memulai karirnya dari panggung Broadway dan begitu memesona dalam pertunjukan “Whos’s Afraid of Virginia Woolf?” karya lakon Edward Albee. Karena kehebatan seni perannya tersebut ia dijuluki sebagai aktris terpercaya. Hagen kemudian melangkahkan kakinya ke Hollywood dan membintangi beberapa film. Namun karena persoalan pilihan politik ia memilih melanjutkan karirnya di panggung. Perjalanan karir Hagen mengarahkannya menjadi guru atau pelatih teater di Studio Herbert Berghof dan menuliskan 2 buku best seller-nya yaitu Respect for Acting  dan A Challenge for Actor . Dalam hal pembelajaran teater, warisan besarnya berupa serangkaian latihan dengan objek yang ia bangun berdasarkan karya Stanislavski dan Vakhtangof.  Hagen memiliki pandangan umum mengenai aktor yang ia tulis dalam bukunya Respect for Acting, pada bab pertama. Ia berpendapat bahwa aktor memerlukan bakat, imajinasi, pemahaman akan realitas, kehendak berkomunikasi, karakter dan etika, sudut pandang, memahami perilaku manusia, dan kedisiplinan menyeluruh. Untuk mencapai tujuan tersebut seorang aktor harus berlatih dan menyempurnakan perangkat eksternalnya yaitu tubuh, suara, dan wicara serta belajar ilmu-ilmu lain dengan seksama. Pandangan umum mengenai aktor menurut Uta Hagen yang menjadi konsep dasar pemahaman tentang keaktoran ini akan sedikit diurai dalam tulisan berikut.

1. Bakat (talent)

Banyak orang berpendapat bahwa seseorang memang dilahirkan untuk menjadi aktor sehingga sang aktor tidak pernah tahu apa yang ia kerjakan di atas panggung karena akting adalah insting. Bagi Uta Hagen, pendapat atau bahkan keyakinan semacam ini menandakan tiadanya rasa penghargaan akan akting. Dalam konteks latihan pun banyak aktor yang berpendapat bahwasanya yang perlu dilatihkan hanyalah dasar oalh tubuh dan suara karena latihan sejati itu adalah ketika aktor bermain di hadadapan penonton. Hagen menganggap pandangan semacam ini bagaikan mengajarkan anak kecil berenang dengan melepasnya di air begitu saja. Dengan kata lain, banyak aktor yang berpendapat bahwa kemampuan akting seseorang adalah bakat. Menjadi aktor adalah bawaan sejak lahir.

Sementara itu, Hagen menggambarkan bahwa bisa saja seorang terlahir dengan suara indah dan kemudian bisa menjadi penyanyi. Namun yang semacam ini tidak akan pernah bisa melahirkan karya suara yang luar biasa. Meskipun berbakat, tidak mungkin jari-jemari pemain piano itu bergerak sendiri sesuai komposisi lagu yang sedang dimainkan. Untuk menjadi ahli sesuatu seseorang harus belajar dan berlatih. Kesiapan diri menjadi sangat penting. Dalam dunia keaktoran banyak dijumpai pemain muda yang dengan tanpa berpikir panjang mengambil peran berat. Jika ia tidak cukup mempelajari, berlatih, dan bersiap diri, ia akan menghancurkan peran tersebut. Aktor semacam ini jelas tidak menghargai akting.

Situasi lain yang tidak kalah mengenaskan adalah ketika aktor menaruh kepercayaannya pada kritikus dadakan. Di saat sedang atau rehat latihan ia percaya pada saran lawan mainnya atau penonton yang kebetulan adalah temannya. Masukan-masukan mengenai akting dari orang-orang ini bukanlah sebuah formula yang harus diikuti. Semua personel dalam teater telah memiliki tugas profesionalnya sendiri-sendiri. Arahan untuk aktor semestinya datang dari sutradara bukan dari yang lain. Mungkin saja ada aktor yang jenius atau benar-benar alami bisa menyerap semua aspirasi. Namun, tidak semua aktor seperti ini. Oleh karena itu tidak bisa dijadikan generalisasi. Bakat apapun dan bagaimanapun juga harus diasah. Untuk memampukan dirinya dalam pemeranan seorang aktor harus senantiasa belajar dan berlatih. Hanya dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki, aktor bisa memasuki dunia peran. Dengan demikian ia telah menghargai akting, ia tidak menyerahkan dirinya hanya pada bakat dan menganggap akting bisa mengalir begtu saja.

  1. Pertama kali diterbitkan oleh Wiley Publishing tahun 1973 
  2. Pertama kali diterbitkan oleh Scribner Publishing tahun 1991 
  3. Disarikan dari, https://en.wikipedia.org/wiki/Uta_Hagen

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.