Eduteater

Opini: Teater dan Problematika Pembelajarannya Part-4

oleh: Eko Santosa 3. Karya Seni dan Media Pembelajaran Seni teater dalam kegiatan pembelajaran di sekolah selalu memiliki mata ajar pementasan. Mata ajar ini dianggap sebagai proses kreatif penciptaan atau proses berkarya teater. Anggapan ini tidaklah salah namun harus dilihat dari berbagai perspektif. Sampai hari ini sebagian besar memandang pementasan teater dari perspektif karya seni […]

Eduteater

Opini: Teater dan Problematika Pembelajarannya Part-3

oleh: Eko Santosa 2. Drama dan Teater Konten seni teater di sekolah umum memiliki perjalanan lumayan panjang. Sewaktu belum berdiri sendiri sebagai salah satu aspek dalam mata pelajaran seni budaya, istilah teater tidak dipergunakan melainkan drama yang pembahasanya ada di dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Di sini, drama dikaji (dipelajari) sebagai karya sastra yang pada […]

Eduteater

Opini: Teater dan Problematika Pembelajarannya Part-2

oleh: Eko Santosa 1. Pelatih, Pengajar, Pendidik Pembalajaran teater di sekolah diselenggarakan dalam kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler. Proses alih kemampuan dengan demikian juga berbeda secara prinsip dan tujuan. Pembelajaran kurikuler berlangsung sesuai dengan kurikulum yang berlaku sementara ekstrakurikuler dapat dilangsungkan sesuai kemampuan yang semestinya dimiliki pelaku teater. Kelas di dalam pembelajaran kurikuler tidak membeda-bedakan […]

Eduteater

Opini: Teater dan Problematika Pembelajarannya

oleh: Eko Santosa Teater sebagai salah satu cabang seni pertunjukan, menarik untuk dicermati. Semua unsur seni dapat dilebur ke dalam pertunjukan teater. Semua media ungkap dapat digunakan dalam menyampaikan nilai (moral) cerita kepada penonton. Banyak pilihan artistik di dalam teater. Banyak kemungkinan tujuan di dalam proses penciptaannya. Karena fleksibilitasnya itu teater bisa dihadirkan bahkan di […]

Eduteater

Rangkuman Latihan TbR Level 2 (27 Juni dan 2 Juli)

Rangkuman latihan ditulis oleh : M. Dinu Imansyah Menyadari bahwa metode Theatre by Request (TbR) yang selama ini dilakukan masih sebatas perkenalan pada dunia teater, khususnya pada bagaimana seorang aktor berani untuk tampil dan melakoni aturan-aturan yang ada pada nomor-nomor tertentu, Mas Eko Ompong berinisiatif untuk mengembangkan lagi metode TbR-nya ke level yang lebih lanjut. […]