Eduteater

LANGKAH KERJA PENYUTRADARAAN (part -1)

Oleh: Eko Santosa Kerja sutradara dimulai sejak merencanakan sebuah pementasan, yaitu menentukan lakon. Setelah itu tugas berikutnya adalah menganalisis lakon, menentukan pemain, menentukan bentuk dan gaya pementasan, memahami dan mengatur blocking serta melakukan serangkaian latihan dengan para pemain dan seluruh pekerja artistik hingga karya te ater benar-benar siap untuk dipentaskan. A. Menentukan Lakon (Naskah) Proses […]

Eduteater

MENGUPAS LAKON MEWUJUDKAN TONTONAN (PART – 3)

Oleh : Eko Santosa Baca juga : Mengupas Lakon Mewujudkan Tontonan (Part -2) e. Struktur Dramatik Struktur dramatik sebetulnya merupakan bagian dari plot karena di dalamnya merupakan satu kesatuan peristiwa yang terdiri dari bagian-bagian yang memuat unsru-unsur plot. Rangkaian ini memiliki atau membentuk struktur dan saling bersinambung dari awal cerita sampai akhir. Fungsi dari struktur […]

Eduteater

Mengupas Lakon Mewujudkan Tontonan (Part – 2)

Oleh: Eko Santosa Baca juga :Mengupas Lakon Mewujudkan Tontonan (Part – 1) Elemen Lakon a. Tipe Lakon Tipe (jenis) lakon secara mendasar dapat dibedakan menjadi; tragedi, komedi, drama, melodrama, dan satir. Meskipun demikian banyak lakon kontemporer yang menggabungkan beberapa tipe dan dapat diklasifikasikan sebagai lakon “tragi-komedi”, “tragedi-satir”, “drama-komedi”, dan lain sebagainya, akan tetapi pengklasifikasian lakon […]

Eduteater

Mengupas Lakon Mewujudkan Tontonan (Part – 1)

Oleh: Eko Santosa Teater adalah ruang kosong tempat bertemunya aktor dan penonton dalam membangun sebuah komunikasi (Malcolm Kelsall, 1998). Bahan dasar komunikasi yang hendak disampaikan aktor kepada penonton adalah cerita atau lakon.  Pada mulanya cerita hanyalah teks yang tertulis di atas kertas. Segala informasi yang hendak disampaikan oleh pengarang tertuang di dalamnya. Untuk sampai kepada […]

Eduteater

METODOLOGI KERJA AKTOR ( part 2 – end)

Oleh : Eko Santosa 3. Akting Adalah Aksi dan Reaksi Aktor-aktor muda sering mendekati naskah dengan anggapan seolah-olah hanya mereka sendiri yang akan memainkannya di atas panggung. Hasil dari pekerjaan itu tentu saja berdimensi tunggal. Dimensi diri pribadi aktor yang bersangkutan. Kualitas kerja seperti itu dapat dikatakan dengan “melakukan separoh (kewajiban) akting”. Kerja lain yang […]