News Pencak Malioboro Festival

Eko Pece, Hobi Pencak Silat Hingga Jadi Penari Latar Madonna

Eko Pece, Hobi Pencak Silat Hingga Jadi Penari Latar Madonna

Nama Dr Eko Supriyanto atau yang akrab di sapa Eko Pece pasti tak asing lagi di kalangan pegiat seni tari di Indonesia bahkan Asia. Pria kelahiran Banjarmasin Kalimantan Selatan yang lama tinggal di Magelang dan Yogyakarta ini pernah jadi penari latar diva dunia, Madonna tahun 2001 lalu.

Namun siapa sangka dibalik puluhan prestasi di dunia tari dan koreografi, Eko ternyata memiliki basic pencak silat yang didapat dari sang kakek, Djojoprayitno dan Perguruan Budaya Indonesia Mataram (BIMA). Sejarah hidupnya tersebut dikisahkan Eko saat menjadi pembicara di Seminar Kajian Silat, Silat Sebagai Seni yang digagas Pentjak Malioboro Festival di kampus Universitas Sanata Dharma Selasa (15/8/2017).

“Dulu kakek saya guru silat, Sabtu latihan silat dan Minggu latihan menari Jawa. Kemudian saat SMA saya bolak-balik Magelang Jogja menggunakan motor untuk belajar silat di BIMA hingga akhirnya gerakan silat tak bisa lepas dari koreo tari yang saya buat, sampai saat ini,” ungkap pria yang kini menempuh S3 di UGM.

Diakui Eko Pece, silat sangat bermanfaat baginya yang kini aktif sebagai seorang seniman. Mempelajari kompleksitas tubuh, ternyata juga diajarkan saat berlatih pencak dahulu yang secara tak sadar selalu muncul saat proses penggalian ide koreografi tari.

“Silat itu muncul dalam gerakan tubuh saya saat menari. Ada attack, defense juga dan ternyata sinkronisasi silat yakni intuisi dan improvisasi ada dalam tari, ada spiritualitas juga di dalamnya. Bahkan ada yang bilang kalau kamu bisa melakukan silat maka kamu bisa melakukan tari,” ungkap Pece setelah memperagakan sebuah koreo yang memadukan gerakan silat dan tari.

Di karya paling terkini yang diciptakan Eko Pece bertajuk Tra.Jec.to.ry yang masih dalam tahap penggarapan, pun ia dengan tegas menyematkan unsur silat di dalamnya. “Ini bakal jadi definisi apa itu silat dan apa itu tari,” pungkasnya.

Eko Pece sendiri memiliki sejarah panjang di dunia koreografi. Selain ikut dalam tur konser Madonna di 268 kota Eropa dan Amerika tahun 2001 lalu, Eko juga aktif membuat karya diantaranya Bedhaya Kertas, Opera Jawa Iron Bed hingga Opera Jawa dan Opera Ronggeng.

sumber : http://krjogja.com/web/news/read/41179/Eko_Pece_Hobi_Pencak_Silat_Hingga_Jadi_Penari_Latar_Madonna

Leave a Reply