Format Area Pertunjukan Teater #5

Tempat Khusus yang Umum

Alternatif area pertunjukan teater telah banyak dicetuskan, di antaranya adalah area atau tempat khusus atau lebih dikenal sebagai site specific. Karena tempat pementasannya khusus, maka terbuka pula kemungkinan untuk membuat pertunjukan secara khusus. Misalnya saja, pertunjukan tersebut dibuat untuk merespon tempat, mengungkapkan sejarah tempat atau membawa kembali orang-orang pada kenangan tempat di mana pertunjukan tersebut dilangsungkan. Bahkan bisa juga, tema teater tertentu mesti dipentaskan di tempat tertentu demi menemukan makna tertentu. Dengan demikian, area khusus untuk pertunjukan teater itu sebenarnya bukan sekedar area pertunjukan semata. Ada hal-hal tertentu yang bisa diungkap lewat pertunjukan teater di area khusus tersebut.

baca juga : Format Area Pertunjukan Teater #4

Dalam pertunjukan teater online, format area khusus ini juga coba digali oleh pelaku teater atau ditawarkan oleh para penggagas festival. Namun demikian, tidak jarang pemanfaatan area khusus ini disikapi sebagaimana halnya panggung. Area khusus tidak dimanfaatkan kekhususannya plus konten pertunjukan yang disajikan juga kurang memungkinkan untuk mengeksplorasi area khusus tersebut. Memang tidak semua pertunjukan teater di area khusus berlaku seperti ini, namun menempatkan area khusus sebagai sekedar panggung pertunjukan juga dilakukan oleh banyak pekerja teater. Konsep ini malah persis seperti kelompok teater tradisional keliling yang datang di manapun tempat, mereka membangun gedung pertunjukan dadakan.

Pemanfaatan area khusus untuk pertunjukan teater yang memang khusus dan sesuai dengan area tersebut tidak bisa dikerjakan secara sembarang. Artinya, perlu ada penelisikan terlebih dahulu mengenai lokasi dan konten yang akan dipentaskan di lokasi tersebut. Jika dalam platform pertunjukan online, tentu saja teknis-mekanis pengambilan gambar atau bidikan kamera mesti diatur sedemikian rupa sehingga kekhususan lokasi itu terlihat. Ketika kesesuaian antara lokasi, konten, dan teknik pengambilan gambar serta cara penyiarannya terjadi, maka kekhususan pertunjukan di area yang khusus tadi akan menemukan maknanya. Penonton tidak hanya disuguhi konten pertunjukan namun juga pertalian syahdu antara pertunjukan dan lokasi di mana petunjukan tersebut digelar.

Sementara itu, pertunjukan teater di area khusus yang kurang bisa mengoneksikan konten dan lokasi, hanya akan memfungsikan lokasi sebagai pengganti tata panggung. Ketika pertunjukan semacam ini disiarkan secara online, maka seolah tidak ada bedanya dengan sinetron. Makna area khusus menjadi hilang dan pertunjukan yang ditampilkan pun menjadi tidak istimewa. Penonton hanya diarahkan untuk menyaksikan jalannya cerita dan akting pemeran tanpa diberi kesempatan untuk menikmati kekhasan area yang digunakan. Area khusus yang semestinya juga difungsikan secara khusus yang mana konten pertunjukan menjadi jembatannya justru hanya dimanfaatkan sebagai panggung umum saja. Hal ini senada dengan pementasan teater online yang memiliki banyak kemungkinan tata teknis, namun sama sekali tidak dimanfaatkan dan hanya sekedar membidik pementasan di panggung prosenium apa adanya.

Area khusus, ketika dipilih melalui telisik mendalam akan melahirkan konten dan gaya pertunjukan teater yang lain. Artinya, pertunjukan tersebut tidak seperti sedang dipentaskan di atas panggung saja. Untuk itu diperlukan usaha dan kerja keras para pelaku teater dalam memanfaatkan area, teknik, dan model penyiaran online agar apa yang khusus tetap menjadi khusus. Upaya menemukan format pementasan teater online sendiri juga merupakan satu usaha khusus yang mesti dilakukan agar pertunjukan teater tidak mati di tengah pandemi. Banyak hal yang masih bisa digali, pelajari, observasi, dan eksplorasi untuk menyajikan pertunjukan tetater secara online namun sekaligus tidak meninggalkan ciri-ciri keteaterannya.

(++)

#WhaniDProject adalah lembaga pelatihan pengembangan diri dan korporasi yg mengambil titik pijak pada psikologi dan keilmuan seni peran dalam teater (psycho theatre). Dua bidang yg ditangani adalah Theatre for Profesional (menangani pelatihan untuk para profesional di bidang masing-masing : komunikasi, public speaking, dll) dan Theatre for Art ( pelatihan calon aktor dan pendalaman materi estetika teater untuk kepentingan sosial kemasyarakatan ). Berdiri 2013, di Yogyakarta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top
%d bloggers like this: