Kaidah Pokok Seni Peran #6

(Diterjemahkan secara bebas dan diperluas oleh Eko Santosa dari The Golden Rules of Acting that Nobody Ever Tells You karya Andy Nyman © 2012)

5. Agensi

Seorang aktor tidak disarankan untuk mengeluhkan agensinya. Banyak aktor melakukan hal ini dan itu merupakan tindakan tidak mengenakkan sekaligus menggelikan. Jika Anda seorang aktor dan merasa tidak cocok dengan agensi Anda, tinggalkanlah, jika tidak ya terima saja apa adanya dan cobalah sesuatu yang berbeda agar Anda merasa cocok dengan agensi Anda. Meskipun banyak aktor mengatakan bahwa agensi tidak sepenuhnya bekerja untuk aktor, namun yang perlu diingat adalah bahwa aktor dan agensi merupakan satu tim yang mesti bekerja keras bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama-sama. Ceritakanlah kepada sang agen jenis pekerjaan (peran) apa yang Anda inginkan sebab jika tidak mereka juga tidak akan pernah tahu.

baca juga : Kaidah Pokok Seni Peran #5

Jika satu saat Anda mendapatkan penawaran pekerjaan sesuai yang diinginkan, maka beritahulah agensi anda. Menurut esensi bisnis, agensi Anda tidak akan kehilangan atau melepaskan pekerjaan dari Anda dan oleh karenanya mereka akan menegosiasikan segalanya dengan sungguh-sungguh. Ketika Anda sedang menunggu jawaban sebuah audisi atau pekerjaan, maka janganlah menanyakannya kepada agensi karena kalau pada akhirnya ada jawaban, agensi akan memberitahu Anda.

Perhatikan model komunikasi agensi dan biasakan untuk mendengar kalimat-kalimat sebagai berikut.

  1. “Belum ada kemajuan berarti dari proyek itu.” Ini artinya Anda tidak mendapatkan pekerjaan alias audisi atau tawar-menawar yang dilakukan terhadap satu produksi tidak berhasil.
  2. “Sepertinya mereka mengubah rencana mengenai karakter/tokoh.” Ini juga berarti Anda tidak mendapatkan pekerjaan tersebut.
  3. “Mereka sebenarnya cocok dengan kamu tetapi….” Ini artinya Anda juga tidak akan mendapatkan pekerjaan itu.
  4. “Kelihatannya masih sepi-sepi saja”. Jelas Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan.

Jika pada akhirnya Anda mendapatkan pekerjaan atau tawaran yang diajukan agensi diterima, Anda pasti akan diberitahu. Namun demikian, Anda tidak akan pernah mendengar kalimat sebagi berikut dari agensi, “Selamat, tawaran kita diterima dan kamu akan mendapatkan pekerjaan itu. Tadi mereka menghubungi dan mengatakan bahwa budget produksi akan sangat besar dan mereka sanggup membayarmu melebihi apa yang kamu harapkan”. Satu rangkaian kalimat bombastis yang sangat tidak mungkin untuk diucapkan agen kepada aktornya.

Melihat pola bisnis aktor-agensi seperti tersebut, maka aktor diharuskan mampu menjalin kerjasama yang padu dengan agensi. Semua aktor profesional memliki agensi dan mereka bebas pula memberhentikan atau tidak lagi memakai jasanya. Tidak ada masalah karena agensi memang mendapat fee dari kontrak aktor. Akan tetapi tanpa agensi aktor juga akan kehilangan banyak waktu untuk bernegosiasi dan memahami aturan dan pasal-pasal dalam kontrak. Salah-salah dengan tanpa adanya agensi, aktor akan mengalami banyak kerugian meskipun berhasil mendapatkan casting. Bisnis seni peran profesional memang tidak pernah mudah. Namun setiap aktor harus memiliki kekhasan tersendiri dalam menjalin hubungan kerjasama dengan agensinya. Keduanya saling membutuhkan, membantu, memelihara, dan mempertahankan ikatan kerja karena ada kepentingan yang saling menguntungkan di dalamnya.

=== bersambung ===

#WhaniDProject adalah lembaga pelatihan pengembangan diri dan korporasi yg mengambil titik pijak pada psikologi dan keilmuan seni peran dalam teater (psycho theatre). Dua bidang yg ditangani adalah Theatre for Profesional (menangani pelatihan untuk para profesional di bidang masing-masing : komunikasi, public speaking, dll) dan Theatre for Art ( pelatihan calon aktor dan pendalaman materi estetika teater untuk kepentingan sosial kemasyarakatan ). Berdiri 2013, di Yogyakarta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top
%d bloggers like this: