Kaidah Pokok Seni Peran #7

(Diterjemahkan secara bebas dan diperluas oleh Eko Santosa dari The Golden Rules of Acting that Nobody Ever Tells You karya Andy Nyman © 2012)

6. Sutradara

Alfred Hitchcock, seorang produser dan sutradara film berkebangsaan Inggris, mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah mengatakan bahwa aktor adalah hewan ternak. Apa yang sesungguhnya ia katakan adalah aktor mesti diperlakukan dan dirawat sebagaimana hewan ternak. Pernyataan Hitchcock ini terdengar sarkas namun nyata dan memang demikian adanya. Gambaran bahwa aktor mesti diperlakukan bagai hewan ternak membawa pengertian bahwa aktor harus menghasilkan sesuatu (membawa keuntungan) dalam produksi terutama dalam pandangan produser dan sutradara.

Sutradara, berdasar pengalaman Nyman, ada yang memang brilian dalam mengarahkan aktor, ada yang lumayan, dan ada pula yang kurang cakap atau bahkan cenderung membosankan. Oleh sebab itu, apa yang mesti dilakukan oleh aktor adalah percaya kepada diriya sendiri dan perlu mengngat bahwa instink adalah kawan sejati. Di dalam prosesnya, aktor memang akan lebih banyak bekerja dengan dirinya sendiri dibandingkan dengan imajinasinya. Karena, pada saat ini tuntutan bagi aktor adalah melakukan (aksi) dan bukan lagi membayangkan. Pada saat inilah keyakinan dan instink aktor menentukan aksi yang dilakukan, sebab tidak semua berjalan persis 100 persen seperti apa yang direncanakan dan diarahkan.

baca juga : Kaidah Pokok Seni Peran #6

Aktor akan lebih mudah melakukan segera apa yang diperintahkan oleh sutradara ketimbang menghabiskan 30 menit waktu latihan hanya untuk berdiskusi dan beradu argumentasi tentang apa yang mesti dilakukan. Hal semacam ini memang sesuatu yang faktual di dalam proses produksi. Namun demikian, aktor mesti memahami bahwa ada yang dinamakan penyutradaraan atau pengarahan dan ada pula yang berupa perundungan. Oleh karena sebisa mungkin aktor tidak pernah mengalami tindak perundungan ketika bekerja dengan sutradara, karena hal itu tidak sepadan dengan harga sebuah pekerjaan. Apa yang dimaksud dengan perundungan adalah, aktor mesti melakukan apapun yang diperintahkan sutradara meski hal itu berarti menghilangkan kemerdakaannya dalam berkarya seni peran. Bisa dibayangkan jika semua yang dilakukan oleh aktor hanyalah berdasarkan perintah sutradara, maka ia tidak ada bedanya dengan robot.

Ketika aktor bekerja dengan sutradara yang baik, maka tidak ada yang lebih menyenangkan baginya untuk dapat bermain peran dengan cara dan gaya baru berdasarkan catatan sutradara. Sangat mudah untuk mengetahui suatu arahan itu berhasil atau tidak yaitu dengan melakukannya. Mungkin hasilnya akan mengejutkan karena berhasil dengan baik, mungkin pula hasilnya tidak sesuai ekspektasi sehingga perlu pembenahan atau perlakuan lain. Pada dasarnya, aktor dan sutradara mesti dapat membina kerjasama yang padu.

Catatan penting bagi aktor yang sering terlibat dalam pembuatan film pendek atau teater amatiran adalah bahwasanya sutradara seringkali tidak akan menggunakan jasa aktor bersangkutan di kemudian hari jika karyanya dianggap sukses. Jadi jika Anda seorang aktor, maka wajib memperhatikan catatan ini sehinga tidak perlu kecewa ketika film pendek yang Anda mainkan sukses belum tentu menjadi jaminan bahwa sutradara akan merekrut Anda dalam produksi film berikutnya. Hal ini bukan berarti Anda akan kehilangan semua pekerjaan, hanya saja kondisi semacam ini sering terjadi dalam kenyataan dan perlu untuk diperhatikan.

Aktor sangat perlu memperhatikan anjuran Nyman sebagai berikut. “Jika Anda seorang aktor dan berani menerima pekerjaan, maka tugas Anda adalah berkomitmen terhadap pekerjaan tersebut. Berikanlah semua yang terbaik yang Anda miliki. Meskipun pekerjaan itu berjalan kurang menyenangkan dan memiliki banyak tantangan, Anda harus bisa melewatinya”. Anjuran ini menandakan bahwa aktor mesti memiliki komitmen yang dibangun berdasar semangat dan disiplin tinggi. Anthony Newley, seorang aktor, penyanyi dan penulis lagu berkebangsaan Inggris,  memberikan anjuran singkat namun bersemangat untuk menegaskan pasal kedisiplinan seorang aktor. “Pertunjukan bisa saja dimulai pada pukul 20.00, namun bagi saya pertunjukan itu sudah dimulai semenjak saya sarapan.”

==== bersambung ====

#WhaniDProject adalah lembaga pelatihan pengembangan diri dan korporasi yg mengambil titik pijak pada psikologi dan keilmuan seni peran dalam teater (psycho theatre). Dua bidang yg ditangani adalah Theatre for Profesional (menangani pelatihan untuk para profesional di bidang masing-masing : komunikasi, public speaking, dll) dan Theatre for Art ( pelatihan calon aktor dan pendalaman materi estetika teater untuk kepentingan sosial kemasyarakatan ). Berdiri 2013, di Yogyakarta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top
%d bloggers like this: