Eduteater

Mementaskan Fragmen Part 2

Mementaskan Fragmen Part 2

Baca juga : Mementaskan Fragmen Part 1

Persiapan

a. Desain Lantai

Disain lantai yang dimaksud di sini adalah disain komposisi pemain dan disain tata letak perabot atau tata panggung. Setelah mempelajari dan memastikan semua pemeran menghapal naskah maka selanjutnya perlu dipersiapkan disain komposisi pemain. Disain komposisi ini lebih baik jika dibuat ketika proses memahami naskah berlangsung sehingga pada saat dimulainya latihan disain sudah tersedia. Sementara itu disain lantai dan disain panggung dapat dibuat sendiri berdasarkan naskah lakon atau dibuat oleh penata panggung sesuai dengan konsep yang telah ditentukan antara sutradara (pengelola pentas) dengan penata panggung tersebut.

Disain lantai diperlukan untuk menselaraskan komposisi pemain yang telah dibuat. Selanjutnya diperlukan melihat disain panggung yang dibuat berdasarkan disain lantai untuk memperlihatkan detail set dekor tampak depan. Hal ini digunakan sebagai dasar untuk menentukan model rias dan busana para pemain serta pengaturan warna dan intensitas pencahayaan pentas.

b. Musik Ilustrasi

Musik ilustrasi digunakan untuk memberi nuansa pada situasi atau latar cerita yang diinginkan. Di samping itu musik ilustrasi dapat memberi ketegasan makna yang hendak dihadirkan di atas pentas. Musik ilustrasi dapat diambilkan dari kaset, CD atau alat audio player yang lain tetapi bisa juga dirancang secara live. Karena tidak semua stutradara atau pengelola pentas memahami notasi musik maka biasanya penata musik menterjemahkannya dalam bentuk rangkaian kalimat yang maknanya mudah ditangkap oleh sutradara bersangku-tan. Meski begitu untuk memberikan gambaran yang lengkap, penata musik merekam karyanya untuk diperdengarkan oleh sutradara atau mencobakannya secara langsung ketika latihan berlangsung.

c. Disain Tata Lampu

Selain memberi penerangan, tata lampu mampu memberi kesan artistik tersendiri. Set dekor dan tata rias busana pemain akan semakin menonjol. Dengan tata lampu maka karakter tokoh dapat dipertegas. Disain tata lampu yang baik mampu menampakkan dan memberi penegasan secara artistik segala apa yang terdapat dan terjadi di atas pentas. Meskipun menggunakan lampu yang sederhana, jika ditata secara tepat maka akan menghasilkan efek cahaya yang indah. Permainan warna cahaya, intensitas cahaya dan sudut datang cahaya dapat diolah untuk menghasilkan kesan-kesan yang dimaksud.

d. Rias dan Busana

Tata rias dan busana merupakan kebutuhan mendasar seorang pemain untuk mengaktualisasikan peran di atas pentas. Dengan tata rias yang sesuai pemain dapat lebih leluasa dan merasa yakin diri dalam berekspresi. Penonjolan karakter peran sangat dibantu dengan keberadaan tata rias dan busana ini. Karena begitu pentingnya hal ini maka pengelola pentas harus memperhatikan dengan seksama. Pemahaman naskah lakon yang mendalam sangat diperlukan dalam mendesain tata rias dan busana. Setelah gambar disain tersedia dan sesuai dengan konsep maka pengelola pentas perlu memelajari gamabr-gambar tersebut dengan teliti.

To be continued……

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.