Kolase Teater Yogyakarta News

Parade Monolog WhaniDProject dalam Program Teater FKY 2016

Dimulai sejak tahun 1989, Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) adalah event tahunan seni-budaya yang telah menasional dan selalu menjadi event favorit bagi masyarakat Yogyakarta. Selama 26 tahun lamanya, FKY tetap eksis sebagai ‘etalase seni’ dalam format festival, dan telah dikenal secara luas sebagai ‘rumah’ segala event seni dan budaya di Yogyakarta.

Berbagai bentuk seni, baik rupa, pertunjukan, kria, dan produk, selalu disajikan dengan ‘kemasan’ yang selalu berbeda untuk menciptakan kerinduan tersendiri bagi masyarakat terhadap event FKY.
Untuk tahun 2016, FKY mengambil tema “Masa depan, Hari Ini, Dulu”, dan WhaniDproject mendapatkan kepercayaan untuk berperan di FKY 2016 di bidang teater.

Sebagai bentuk tanggung jawab dari kepercayaan tersebut, WhaniDproject mengadakan pertemuan di Omah Kebon pada Selasa malam (21/06/2016). Pertemuan yang di hadiri oleh Whani Darmawan (owner WhaniDProject), Jamaludi Latif (Seksi Teater FKY), Yopie Hendrawa dan Saly (divisi Theatre for Art Wdp) , Sidiq (Manajer program Wdp) dan Ellyandra (Administrasi Wdp) membahas monolog yang akan dikembangkan menjadi pertunjukkan di FKY, dengan melihat materi yang “kekinian”. Jamaludin Latif sebagai seksi teater FKY menyampaikan bahwa FKY kali ini mencanangkan tema “MASA DEPAN, HARI INI, DULU”.

Whanidproject including nama Whani Darmawan, sudah sejak tahun 2013 aktif membuat pelatihan theatre for profesional dan theatre for art. Secara personal Whani Darmawan memiliki beberapa naskah monolog ; (1) Pembunuh Tanpa Bayaran, (2) Samurai Sakate, (3) Sengsu, (4) Aladin, (5) Kolorektal, (6) Manimal, (7) Octopussy, (8) Toa, (9) Penangsang, (10) Alien, (11) Tukang Kayu, (12) Master Chef.

Dalam rapat yang berlangsung, belum terjadi titik temu gagasan kreatif akan seperti apa dan bagaimanakah merespons dua belas monolog tersebut. Kemungkinannya, diambil yang kontekstual sesuai tema, satu naskah dimainkan dua aktor yang berbeda dengan pencapaian artistik yang berbeda, atau hal-hal lainnya. Kemungkinan kreatif masih bisa diraih. Panitia FKY sendiri mengusulkan pertunjukan itu tidak hanya jadi ajang parade monolog, tetapi ada juga pertunjukan dua atau tiga orang, sehingga pertunjukkan dikemas menjadi suatu rangkaian acara yang dapat enak ditonton dan tidak monoton. Satu hal yang pasti disepakati adalah bahwa ajang kreatifitas teater dari WhaniDProject ini bisa menjadi ajang edukasi. Dalam bentuk praktisnya, WhaniDProjec akan mengantarkan program ini nantinya dalam sistem presentasi, audisi dan pelatihan.

Untuk panggung pertunjukkan berada di tepi kali code, tepatnya di bawah jembatan Sardjito.
Tempat tersebut dipilih kembali karena fasilitas yang memadai, seperti tempat parkir dan toilet yang tersedia untuk pengunjung FKY.

jembatan-fky_0609_20150906_113842

Pementasan teater sendiri sudah dipastikan pada tanggal 1,2 dan 3 September 2016.
Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) akan mulai dari 23 agustus – 29 September.

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.