Teatrika

Perihal Olah Tubuh (VI) : Olah Tubuh Ketrampilan

Jurnal Seni Peran Whani Darmawan

Tubuh adalah badan awal yang memulai, sesudah otak menggagasnya. Tubuh adalah media untuk melakukan.  Meski artinya ia juga bagian dari pelaksana otak. Seberapa jauh hambatan tubuh melaksanakan gagasan otak? Meski dalam satu kesatuan struktur tetapi cara kerja otak dan tubuh memiliki otonominya masing-masing. Itulah kemudian ada hal yang melahirkan istilah kecerdasan otak dan kecerdasan kinestetik. Kecerdasan otak yang melahirkan kamampuan verbal bahasa adalah neokorteks. Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengontrol gerakannya atau mengolah gerakan tubuhnya dengan baik. Anak yang mempunyai kecerdasan kinestetik tinggi biasanya cepat menguasai aktivitas-aktivitas yang melibatkan fisik, baik motorik kasar maupun motorik halus. Kecerdasan neokorteks adalah satu hal, kecerdasan  kinestetik adalah hal lain. Seorang yang memiliki kecerdasan neokorteks tak otomatis menguasai kecerdasan kinestetik. Demikian sebaliknya. Arti bagi aktor, kecuali pelatihan neokorteks ( membaca, menulis, bicara) juga musti merawat kecedasan kinestetik (olahtubuh). Olah tubuh macam apa yang berpotensi mencerdaskan kinestetik?

Dalam pembelajaran brain gym (senam otak) dikatakan bahwa gerak yang bersilangan berpotensi membangun kecerdasan keduanya. Salah satu contoh gerakan brain gym adalah kedua tangan mengambar bentuk sederhana di udara dalam waktu yang bersamaan. Tetapi perlu dicatat, bahwa tidak setiap gerakan persilangan otomatis berfungsi untuk brain gym. Sebagaimana silat  PGB Bangau Putih yang gerakannya sangat diperhitungkan untuk merangsang membuka jalur-jalur meredian, 26 model gerakan Brain GymR juga dirakit dalam bentuk tertentu mengacu pada stimulus yang menggerakkan saraf-saraf menuju otak.

Dalam Silat PGB Bangau Putih ada sub latihan yang dinamakan latihan ketrampilan. Latihan ketrampilan itu terdiri dari gerak-gerak atraktif dan mengacu pada keseimbangan, seperti misalnya gulingan depan, gulingan belakang, gulingan samping, lompat harimau, lompat monyet, meroda, salto depan, salto belakang, dll. Mengapa dinamakan latihan ketrampilan? Karena permainan ini memang permainan ketrampilan, menjadi bagian tambahan dari  upaya mencerdaskan tubuh seiring soal tangkis-pukul. Apa tujuan menjadikan tubuh cerdas atau trampil? Supaya tubuh memiliki ketrampilannya sendiri secara reflek. Jika jatuh mendapatkan keselamatan, jika bergerak mendapatkan keindahan dan balancing berkat keterlatihan ketrampilan tubuh itu sendiri.

Kecuali contoh dari silat PGB Bangau Putih, adakah contoh yang lain?

Dalam KBBI versi online kata terampil memiliki arti cakap dalam menyelesaikan tugas, mampu dan cekatan. Menurut Armstrong kecerdasan kinestetik adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan seluruh tubuh atau fisiknya untuk mengekspresikan ide dan perasaan, serta keterampilan menggunakan tangan untuk mengubah atau menciptakan sesuatu. Yang dimaksud kecerdasan kinestetik berarti berpikir dengan menggunakan tubunnya yang ditunjukkan dengan ketangkasan tubuh untuk memahami perintah dari otak. Hal ini mengarap ada sejumlah kemampuan fisik yang lebih spesifik,seperti kemampuan koordinasi, keseimbangan, keterampilan, kekuatan,kelenturan dan kecepatan serta kemampuan menerima rangsangan (disebut juga dengan proprioceptive) dan beberapa hal yang berhubungan dengan sentuhan (disebut juga dengan tactile dan haptic).[1]

baca juga : Perihal Olah Tubuh (V) : Olah Tubuh Kelenturan

Apa yang dikatakan oleh Armstrong hanyalah salah satu rujukan dari puluhan rujukan lain yang ada. Atas paradigma itu cukuplah untuk memasuki paradigma keterampilan yang dibutuhkan oleh aktor. Bagaimana paradigma keterampilan untuk tubuh aktor?

Dalam pelaksanaannya, pada kenyataannya kemampuan kecerdasan verbal aktor (neokorteks) akan beriringan dengan kecerdasan kinestetik dalam melaksanakan tugasnya. Secara praktis-metodik dalam akting ada yang disebut business acting, yakni kesibukan ragawi kecil yang mendukung keutuhan dan kebutuhan akting sejalan dengan konteks yang diinginkan dalam peristiwa. Dalam hal ini kita bisa melihat contoh-contoh terkait dalam beberapa film. Misalnya Meryl Streep dalam film The Bridges of Madison County yang ia bintangi bersama Clint Eastwood. Dalam film itu kita bisa menyaksikan kecerdasan harmonial verbal dan tubuh Meryl Streep ketika adegan ia menyajikan makanan untuk Eastwood namun dalam perasaan galau. Bagaimana ia melakukan business acting membuka pintu kulkas, mengambil makanan yang ia bawa penuh dalam kedua tangannya sehingga memunculkan ide menutup pintu kulas dengan kakinya. Woody Hareelson di film  War for the Planet of the Apes yang berperan sebagai Colonel. Saat sang monyet Caesar dihadapkan padanya, sang Colonel sambil bercakap menyalakan kompor, membuat air panas kemudian menyeduh kopi. Daniel Delewis sebagai tukang jagal di  Gang’s of Newyork memainkan pisaunya untuk mengiris daging, sesekali mengasah pisaunya di batang besi pengasah kemudian sambil terus bicara – (dengan model bicara yang kesadaran mengontrol agar bibir atas tak bergerak). Atau Lily James yang memerankan Donna Sheridan muda dalam film Mamma Mia! Here we go Again saat mengobrol dengan Jeremy Irvine (tokoh Sam Carmichael muda) di atas kapal dengan gerak koreografik sambil berbicara. Porsi bicara dan permainan business acting mereka sangat pas dengan peristiwa dan emosi yang diinginkan.

Toh demikian, banyak aktor yang luput memahami kecerdasan harmonial ini. Banyak aktor melakukan business acting hanya sebagai unjuk kebolehan bahwa ia bisa melakukan hal itu. Akhirnya suguhan akting menjadi mengada-ada, menjelma kesombongan mutlak persolan pemeran. Seorang pemain gagal menjadi aktor karena narcisme atas kemampuannya yang berlebihan. Yang terjadi adalah pameran personal pelakon. Bukan tokohnya.

Mari membangun kecerdasan secara harmonial melalui olah tubuh ketrampilan. ****

[1] https://www.kaskus.co.id/thread/5246543bfaca179104000002/seberapa-cerdas-dan-terampil-kah-anda-cek-disini

One thought on “Perihal Olah Tubuh (VI) : Olah Tubuh Ketrampilan”

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.