News

Proses Kreatif BoZ (3)

Semuanya bermula dari kesenangan atau hobby saya pada pelatihan spiritualitas. Hal itu menjadi pijakan dasarnya. Sejak masih muda saya ikut-ikutan (tertarik) teman dewasa kakak saya pada kegiatan kebatinan Jawa, meskipun sampai hari ini saya merasa kurang bisa memahami apa yang saya lakukan pada waktu itu. Dalam perjalanan waktu kemudian, ketertarikan semacam ini membawa saya kepada pelatihan silat, pernapasan Ba Dua Jin, Yoga, meditasi Vipasana, dan Zen (yang belakangan ini baru ikut 2 kali pelatihan versi dua jam dan versi setengah hari. Saya tidak mengatakan sudah bisa).

baca juga : Proses Kreatif Body Of Zen (2)

Kompilasi materi-materi tersebut mengantarkan saya kepada bacaan-bacaan tentang spiritualitas secara acak. Impresi dari semua materi itu adalah keinginan hidup dalam kesadaran aplikatif (untuk diterapkan) dalam kehidupan sehari-hari. Maka setiap mendapat pelajaran saya nyaris ingin langsung menerapkannya dalam gerak keseharian, dalam berhadapan dengan masalah sehari- hari. Seperti apa?

Heru Sambawa (Almarhum), sahabat saja pernah mengajarkan meditasi bergerak (moving meditation) yang kemudian saya kembangkan melalui laku keseharian. Meditasi bergerak inilah yang kemudian menumbuhkan ide walking meditation (meditasi berjalan), jogging meditation (meditasi berlari) dan working meditation (meditasi dalam bekerja). Memang tidak bisa dikatakan bahwa saya bisa melakukannya setiap hari secara konsisten, tetapi minimal empat hari dalam seminggu saya melakukannya. (wd)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.