Rafaat Haji Hamzah, Whanidproject dan Seleksi Lanjong Art Festival 2017 (1)

Rafaat Haji Hamzah, Whanidproject dan Seleksi Lanjong Art Festival 2017 (1)

Sejak Maret 2017 Whanidproject kedatangan tamu seorang budayawan dan seniman dari Singapura, Rafaat Haji Hamzah (Rafaat). Rafaat adalah aktor, penyair, penulis script, sutradara teater dan film. Kedatangannya ke Yogyakarta untuk melakukan eksplorasi kreatif dengan pintu masuk Whanidproject. Sejumlah program pun kemudian digulirkan. Mulai dari pengamatan atas pertunjukan ‘Semangkuk Sup Makan Siang atau Cultuurstelsel’ karya Hedi Santosa di Kudus-Surabaya Maret 2017 lalu, gagasan kemungkinan membuat pertunjukan di Indonesia hingga kemungkinan berkolaborasi dengan aktor Whani Darmawan berpentas di Singapura, Maret 2018 mendatang.

Gayung bersambut, keinginan aktor dengan basic komunikasi Melayu-Inggris ini pun terpenuhi ketika bertemu dengan panitia seleksi dari Surakarta untuk festival Monolog di Lanjong Art Festival 2017. Jadilah ia melakukan pertunjukan eksibisi di forum seleksi tersebut, yang diadakan pada tanggal 9 Juni 2017 (dari keseluruhan program 8-9 Juni 2017). Pada kesempatan berpentas di Mekar Kusuma, Jl Yos Sudarso no 72, Pungawan, Banjarsari, Surakarta, pukul 20.00 wib nanti Rafaat akan membawakan karyanya monolognya yang berjudul ‘Tuhan, Kenapa Kau Tumpahkan Kopiku’ dengan durasi 15 menit. Bekerjasama dengan panitia seleksi dari Surakarta untuk Lanjong Art Festival 2017, Whanidproject mendukung pementasan aktor yang telah berlaga lebih dari tigapuluh (30) lakon di panggung teater Singapura ini.
Cerita seperti apa yang akan dimainkan oleh Rafaat? Apa itu Lanjong Art festival? (***)

http://seni.co.id/2017/03/08/lomba-monolog-lanjong-art-festival-2017/

#WhaniDProject adalah lembaga pelatihan pengembangan diri dan korporasi yg mengambil titik pijak pada psikologi dan keilmuan seni peran dalam teater (psycho theatre). Dua bidang yg ditangani adalah Theatre for Profesional (menangani pelatihan untuk para profesional di bidang masing-masing : komunikasi, public speaking, dll) dan Theatre for Art ( pelatihan calon aktor dan pendalaman materi estetika teater untuk kepentingan sosial kemasyarakatan ). Berdiri 2013, di Yogyakarta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top
%d bloggers like this: