Semangkuk Sup Makan Siang atau Cultuurstelsel

Teater Semangkuk Sup Makan Siang atau Cultuurstelsel 20 – 21 Agustus 2016 Teater Salihara

Penampil: Whani DProject-Ars Management | Sutradara dan Penulis Naskah: Hedi Santosa

Semangkuk Sup Makan Siang atau Cultuurstelsel adalah teater yang mengolah kemampuan akting aktor profesional berpadu dengan ketajaman musisi menghasilkan suasana musikal di panggung. Ia berisi percakapan retrospektif tentang sejarah Indonesia, terutama masa Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel), yang digagas oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada 1830.

Di atas panggung dua aktor menata sebuah “ruang keluarga”, tempat hampir seluruh kegiatan domestik sebuah “keluarga” berlangsung di sana. Mereka bercakap tentang banyak hal dan seakan tidak menyadari mengapa hal itu diperbincangkan. Hal itu terus-menerus terjadi menjelang perayaan kemerdekaan yang sebentar lagi datang.

Photo : Witjak Widhi Cahya

More Galleries

#WhaniDProject adalah lembaga pelatihan pengembangan diri dan korporasi yg mengambil titik pijak pada psikologi dan keilmuan seni peran dalam teater (psycho theatre). Dua bidang yg ditangani adalah Theatre for Profesional (menangani pelatihan untuk para profesional di bidang masing-masing : komunikasi, public speaking, dll) dan Theatre for Art ( pelatihan calon aktor dan pendalaman materi estetika teater untuk kepentingan sosial kemasyarakatan ). Berdiri 2013, di Yogyakarta.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top
%d bloggers like this: