Eduteater

Seputar Akting Untuk Film Part-6

Seputar Akting Untuk Film Part-6

Oleh: Eko Santosa

Potensi Layar

Adalah sangat tidak mungkin untuk mengatakan pada seseorang tentang potensi penampilan dirinya di screen hanya dengan sekali lihat. Tidak ada seorangpun yang memahami potensi ini dan tahu rahasianya sampai ketika orang tersebut tampil dan bermain di dalam film barulah diketahui potensi yang ia miliki. Namun, tetap saja tak bisa dijelaskan mengapa dan bagaimana potensi itu bisa muncul. Apa yang sesungguhnya terjadi, tidak ada satu formula pun yang bisa digunakan untuk menjelaskannya. Tiba-tiba saja ada semacam keberuntungan melimpah sehingga kita semua ingin menyaksikannya. Banyak aktor dan aktris – misalnya Marilyn Monroe dan James Dean – yang pada saat audisi gambar nampak gugup dan kurang begitu meyakinkan namun di sisi lainnya memperlihatkan sesuatu yang lain. Sebuah keajaiban yang melambungkan karirnya karena membuat penonton selalu ingin menyaksikan penampilannya. Bahkan tidak sedikit penonton (aktor lain) yang memimpikan untuk dapat memiliki dan menjalani karir di film seperti mereka.

baca juga : Seputar Akting Untuk Film Part-5

Tes tampilan di layar (screen) merupakan dasar peniliaian awal untuk menentukan potensi tampilan yang mungkin berjalan tidak mulus. Umumnya, tes ini dilakukan dengan lawan main aktor lain – bukan dengan salah satu calon bintang dalam film itu, karena tentu saja ia tak cukup memiliki waktu – yang disewa secara khusus untuk agenda ini. Mereka akan menempatkan kamera di depan calon aktor dan mengambil gambar close-up. Kemudian mereka akan melanjutkan dengan sisi samping untuk mendapatkan gambar profil. Lalu mereka akan menyuplik salah satu atau lebih dialog dari adegan film di mana aktor tersebut diaudisi. Kemudian mereka akan meminta calon aktor itu untuk mengucapkan kalimat dialog dengan lawan main yang tidak tampil di dalam layar (tidak ikut diambil gambarnya). Potensi tampilan screen calon aktor tersebut akan dinilai bagaimana penampilannya, seberapa ia tenang melakoni adegan dan pengambilan gambar tersebut. Mereka juga menilai suara dan yang lebih penting namun tidak bisa dijelaskan adalah komoditas yang dapat memberikan dampak nilai bagaikan emas atau berlian.

Tidak ada kejelasan bagaimana seseorang mampu menempuh tes screen tersebut. Banyak buku yang memberikan pelatihan dan tips untuk menjalani audisi ini. Namun rahasia potensi diri calon aktor tidak bisa diuraikan dengan gamblang. Meski demikian, kata kunci dari proses ini adalah keyakinan dan ketenangan seorang aktor dalam menjalaninya. Transmisi mental tidak akan dapat dilakukan jika terjadi ketegangan. Akan tetapi sekali lagi sebagaimana kasus James Dean dan Marilyn Monroe, meski terjadi ketegangan dan kegudupan saat tes screen namun mereka dipandang memiliki pesona lain. Sebagai seorang aktor, tentunya tidak disarankan bergantung pada keajaiban. Mempersiapkan diri dengan baik melalui pemahaman dan latihan memadahi akan mengantarkan pada keberhasilan. Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.