Eduteater

Keberadaan Tata Panggung Dalam Pementasan Teater (3)

Oleh: Eko Santosa 3. Tata Panggung dan Aktor Tata panggung di dalam sebuah pementasan teater tidak hanya menampilkan keindahan secara mandiri namun juga memberikan ruang bermain bagi aktor. Ruang yang disediakan oleh tata panggung semestinya mengakomodasi gerak, laku dan perpindahan aktor dari satu titik ke titik lain. Dengan demikian, luasan serta susunan ruang tidak bisa […]

Eduteater

Keberadaan Tata Panggung Dalam Pementasan Teater (2)

Oleh: Eko Santosa 2. Elemen-elemen Tata panggung dibentuk dari unsur-unsur tata rupa. Konsep dasar tata panggung dapat dikatakan sebagai konsep organisasi unsur ini. Namun karena tata panggung tidak berdiri sendiri di dalam pementasan, maka perlu juga mempertimbangkan pemain di dalam perancangannya. Di luar pemain elemen komposisi tata panggung terdiri dari garis, bentuk, warna, dan cahaya. […]

Eduteater

Keberadaan Tata Panggung Dalam Pementasan Teater (1)

Oleh: Eko Santosa Tata panggung merupakan aspek tata artistik pokok dalam pementasan teater. Fungsi dasarnya adalah menghadirkan lokasi dari peristiwa yang ada di dalam lakon. Tata panggung adalah seni tersendiri yang dalam proses garapnya memerlukan keahlian berbagai bidang. Karena proses umumnya adalah menciptakan atau membuat, maka diperlukan keahlian merancang ruang luar dan dalam, teknik perkayuan, […]

Eduteater

Kemuliaan Dalam Teater (6)

Oleh: Eko Santosa Kemuliaan Manusia Kemuliaan teater dalam menyuarakan kebaikan manusia pada masa seni sebagai bagian integral persembahan meniadakan figur yang bekerja di dalamnya. Artinya, semua pelaku teater seolah-olah menjadi tidak penting ketika peristiwa teater disampaikan. Semua orang akan menyaksikan rangkaian peristiwa dan menyerap nilai yang disampaikan. Akan tetapi, seturut sifatnya yang organik, seni teater […]

Eduteater

Kemuliaan Dalam Teater (5)

Oleh: Eko Santosa 5. Upaya-upaya Pencarian Kisah sehari-hari yang pada mulanya merupakan media penyalur keluh kesah masyarakat sehingga mendapatkan dukungan begitu luas mereda seiring leburnya nilai estetika ke dalam karya. Pada saat kisah nyata disampaikan, semua suara gelisah dapat ditampung dan orang-orang tidak perduli pada ukuran estetik yang musti diemban dalam menyajikan sebuah karya. Intinya, […]