Tag: eko ompong

Merayakan Teater di Sekolah – 5

Oleh: Eko Santosa Merayakan seni teater di sekolah membutuhkan tenaga, waktu, dan pikiran khusus. Koneksi dan komunikasi antara beberapa pemangku kepentingan pun harus terjalin dengan baik. Seni teater di sekolah tidak hanya melibatkan guru/pelatih dengan siswa/peserta semata. Di dalam kegiatan ekstrakurikuler misalnya, pelatih teater harus bisa menjalin komunikasi dengan orang tua siswa jika kegiatan dilaksanakan […]

Merayakan Teater di Sekolah – 1

Oleh: Eko Santosa Perkembangan seni teater di sekolah umum tidak bisa dikatakan menggembirakan namun juga tidak bisa dikatakan mengenaskan. Seni teater di sekolah umum berkembang atau berjalan dinamis sebagaimana adanya. Dalam beberapa wawancara dengan pengajar teater baik di kegiatan ekstrakurikuler maupun intrakurikuler minat siswa selalu turun naik. Di dalam aktivitas ekstrakurikuler misalnya, pertama kali dibuka […]

Teks, Aktor, dan Sutradara (Sebuah catatan mengenai proses transformasi teks) Part – 3

Teks, Aktor, dan Sutradara (Sebuah catatan mengenai proses transformasi teks) Part – 3 Oleh: Eko Santosa Baca juga : Teks, Aktor, dan Sutradara (Sebuah catatan mengenai proses transformasi teks) part -2 AKTOR Wilayah Pribadi Aktor Setiap aktor memiliki wilayah pribadi. Artinya, dalam sebuah percakapan seseorang memiliki sendiri latar atau background dari apa yang diucapkan tersebut. […]

LANGKAH KERJA PENYUTRADARAAN (part -2)

Baca juga : LANGKAH KERJA PENYUTRADARAAN (part -1) Oleh: Eko Santosa D. Menentukan Bentuk dan Gaya Pementasan Bentuk dan gaya pementasan membingkai keseluruhan penampilan pementasan. Di bawah ini akan dibahas bentuk dan gaya pementasan menurut penuturan cerita, bentuk penyajian, dan gaya penyajian. D.1 Menurut Penuturan Cerita Ada dua jenis pertunjukan teater menurut penuturan ceritanya, yaitu berdasar […]

LANGKAH KERJA PENYUTRADARAAN (part -1)

Oleh: Eko Santosa Kerja sutradara dimulai sejak merencanakan sebuah pementasan, yaitu menentukan lakon. Setelah itu tugas berikutnya adalah menganalisis lakon, menentukan pemain, menentukan bentuk dan gaya pementasan, memahami dan mengatur blocking serta melakukan serangkaian latihan dengan para pemain dan seluruh pekerja artistik hingga karya te ater benar-benar siap untuk dipentaskan. A. Menentukan Lakon (Naskah) Proses […]

Back To Top