News

Luka-luka yang Terluka pentas di Singapura (2)

Luka-luka yang Terluka pentas di Singapura Naskah karya Whani Darmawan ini ditulis 27 tahun silam (1991). “Luka-luka yang Terluka” ini berbicara tentang pencarian jati diri sepasang manusia bernama Gerabuk dan Gerabik (bisa juga diterjemahkan sebagai personifikasi antara aku dan diri siapapun) yang gelisah di tengah zaman yang terus berkembang (sosial). Sebagaimana bentuk personifikasi manusia (personal […]