Tag: PRINSIP KERJA AKTOR DALAM PANDANGAN D.W. BROWN

PRINSIP KERJA AKTOR DALAM PANDANGAN D.W. BROWN #6

Oleh : Eko Santosa b. Mengakrabi Kegagalan Banyak orang mengatakan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Brown mengamini ungkapan ini dan menyarakan aktor juga bersikap sama. Seorang aktor tidak akan pernah sukes atau menjadi besar tanpa melalui kegagalan. Seperti apa yang diungkapkan oleh Thomas Edison dalam memandang kegagalan bahwasanya ia tidak merasakan kegagalan puluhan ribu kali […]

PRINSIP KERJA AKTOR DALAM PANDANGAN D.W. BROWN #5

Oleh : Eko Santosa 2. Tekun Ketekunan selalu ada dan diperlukan di dalam setiap bidang pekerjaan. Umumnya, setiap penceramah, penasehat, ataupun pemberi motivasi menyertakan ketekunan dalam saran-sarannya. Namun memang demikianlah adanya. Brown, juga menyarankan ketekunan mesti dimiliki oleh aktor. Jika seseorang berkeinginan menjadi aktor tetapi tidak menyetujui hal ini, karena dianggap klise misalnya, tidak ada […]

PRINSIP KERJA AKTOR DALAM PANDANGAN D.W. BROWN #4

Oleh : Eko Santosa d. Mengembangkan Kemampuan Tubuh dan Suara Tubuh dan suara adalah modal dasar yang dimiliki seorang aktor. Oleh karena itu, menjaga kebugaran tubuh dan kualitas suara menjadi sebuah keharusan. Brown mengungkapkan bahwa meningkatkan kemampuan fisik dan suara tidak bisa tidak harus dilakukan oleh seorang aktor. Hal pertama yang mesti diperhatikan adalah rileks. […]

PRINSIP KERJA AKTOR DALAM PANDANGAN D.W. BROWN #3

Oleh : Eko Santosa c. Memperkaya Pengalaman Seorang aktor mesti memperkaya dirinya dengan pengalaman. Tindak mengalami bukan berarti melulu hanya soal akting atau bermain dalam produksi. Tindak mengalami adalah segala aktivitas dalam hidup yang dapat dialami oleh aktor yang digunakan sebagai pembelajaran. Brown menyarakan agar seorang aktor mau mempelajari dunia dan keadaannya, mempertajam indra, dan […]

PRINSIP KERJA AKTOR DALAM PANDANGAN D.W. BROWN #1

Oleh : Eko Santosa Pekerjaan utama seorang aktor adalah akting. Masyarakat mengakui seseorang sebagai aktor karena kepiawaiannya berakting dalam pementasan, film ataupun drama televisi yang disaksikan. Karena bergantung pada media yang digunakan dalam unjuk kebolehan, maka seorang aktor harus menjaga keajegan penampilannya. Artinya, ia tidak bisa diam atau absen terlalu lama dari panggung, film, televisi […]

Back To Top