Eduteater

Teater Antara Istilah dan Pengalaman (10)

Oleh: Eko Santosa

10. Gladi kotor dan gladi bersih

Proses produksi teater dilaksanakan melalui beberapa tahap pekerjaan. Umumnya pekerjaan dibagi menjadi 2 jenis yaitu keproduksian dan artistik. Di dalam beberapa tahap tim produksi bertemu atau bekerja dalam waktu yang sama dengan tim artistik. Tahap yang umum diketahui di mana 2 jenis tim ini bertemu sebelum pementasan adalah pada saat gladi kotor dan gladi bersih. Pada 2 kesempatan gladi ini memang semua unsur dipertemukan sehingga wujud nyata dari produksi tersebut dapat dilihat bersama-sama. Istilah gladi kotor dan gladi bersih telah umum disepakati untuk menjelaskan latihan secara menyeluruh seperti halnya pentas yang sesungguhnya. Perbedaan mendasar ada pada kemungkinan untuk perbaikan atau penyesuaian hal-hal yang bersifat teknis dalam gladi kotor. Sementara gladi bersih diperlakukan sebagaimana pentas yang sesungguhnya di mana ada penonton, biasanya undangan, untuk hadir menyaksikan.

baca juga : Teater Antara Istilah dan Pengalaman (10)

Meski umum dipahami, tidak semua kelompk teater menggunakan 2 jenis gladi ini. Bahkan ada kelompok teater yang sama sekali tidak menjadwalkan gladi kotor ataupun gkadi bersih. Faktor umum yang mempengaruhi adalah ketersediaan waktu antara proses dan pementasan yang kurang memadai, kendala teknis yang mengambil porsi terlalu banyak, atau bahkan ijin penggunaan gedung pertunjukan yang tidak memungkinkannya diselenggarakan gladi bersih. Semua kendala tadi sebenarnya merupakan tanda bahwa produksi yang dilangsungkan kurang terencana dengan baik. Namun memang demikianlah adanya, produksi teater seringkali tidak bisa disikapi secara profesional meskipun itu termasuk dalam proses pembelajaran di akademi misalnya. Pementasan sebagai hasil akhir dari pelatihan seringkali tidak dibarengi dengan kerja produksi yang mumpuni.

Kembali pada isitilah gladi kotor dan gladi bersih, kemungkinan besar istilah ini diambil dari general rehearsal atau general repetition. Kedua istilah ini dapat disingkat menjadi GR yang kemudian di-Indonesiakan menjadi gladi bersih. Memang di dalam kamus bahasa online seperti yang diunggah di dalam laman https://kamuslengkap.com/kamus/inggris-indonesia, general rehearsal atau general repetition memang diartikan sebagai gladi bersih.  Sementara untuk gladi kotor memang tidak ada padanannya di dalam bahasa Inggris. Jadi besar kemungkinan gladi kotor adalah gladi keseluruhan yang dilangsungkan sebelum gladi bersih sehingga masih ada waktu untuk penyelarasan teknis (ini hanya perkiraan saja).

Di dalam tahapan produksi, apa yang disebut gladi bersih yang merupakan wujud nyata pementasan sesungguhnya ini diselenggarakan di penghujung atau selepas technical week atau minggu khusus untuk latihan teknik. Minggu yang sangat melelahkan bagi para pemeran karena harus berurusan dengan hal-hal teknik yang dipergunakan dalam pementasan. Di minggu ini, pemeran akan bekerja dengan tata lampu, suara, set/properti, dan juga busana. Technical week merupakan tahapan yang sangat penting karena semua elemen artistik dipadukan dalam permainan. Namun demikian, di dalam produksi teater di Indonesia tahapan ini tidak dapat dilakukan oleh semua grup teater. Banyak faktor yang mempengaruhi, utamanya adalah ketersediaan dana. Mungkin karena itu pula, istilah-istilah dalam kerja selama technical week yang berujung pada gladi bersih ini jarang digunakan karena memang tidak bisa dilakukan.

Minggu teknik ini biasanya dimulai dengan tahapan dry tech atau secara kasar dapat diartikan sebagai kerja teknik secara khusus. Pada tahapan ini semua elemen teknik (tata artistik) panggung dikerjakan. Tahap ini dilakukan tanpa keterlibatan pemeran. Secara umum, dalam konteks event, tahapan ini dapat disebut sebagai aktivitas loading dan pemasangan perangkat teknik. Proses ini memerlukan waktu berjam-jam atau bahkan mungkin sehari penuh karena tata panggung, suara, cahaya harus benar-benar terpasang seperti seharusnya. Khusus mengkait tata panggung, tahapan dry tech ini dapat dilakukan dengan cepat ketika tata panggung dibuat di luar panggung sehingga sifatnya hanyalah pemasangan bukan pembuatan. Catatan ini penting, karena di banyak grup teater, terutama di sekolah, tata panggung sering dibuat di atas panggung sehingga waktu yang diperlukan terlalu lama yang berakibat tidak tercukupinya waktu untuk memasang tata teknik lainnya.

Begitu tahap pekerjaan teknik ini selesai, pemeran mulai dilibatkan dalam latihan yang disebut sebagai latihan teknik atau technical rehearsal. Semua hal yang terkait dengan teknik pementasan dilatihkan sesuai dengan kehendak sutradar dan penata artistik. Latihan dengan set, que musik, cahaya termasuk busana dicobakan. Penting dalam tahap ini adalah mencari ketepatan penempatan, pergerakan dan aktivitas pemeran terkait dengan tanda-tanda dari elemen artistik. Misalnya ketika pemeran bergerak ke arah panggung depan, ia mesti berhenti di salah satu titik di mana ada lampu khusus dipasang di situ. Atau, pemeran bergerak ketika ilustrasi musik dimainkan dan lampu berubah warna. Busana juga dikenakan dalam latihan teknik (tech dress) untuk mengetahui keluwesan pemeran bergerak dengan busana yang ada dan juga mengait kebutuhan warna cahaya atas warna busana yang dikenakan. Dalam proses latihan ini tidak semua bagian lakon dimainkan melainkan bagian-bagian tertentu yang memutuhkan teknik secara khusus. Oleh karena itulah model lathan yang diterapkan dapat berupa que to que, top-tail, atau stop and go. Ketika latihan teknik ini selesai maka apa yang disebut general rehearsal atatu dress rehearsal atau latihan secara menyeluruh yang melibatkan semua elemen pementasan dilakukan. Pada saat ini, penonton tertentu (biasanya kerabat dan pengamat) diundang untuk menyaksikan. Tahap inilah yang kemudian disebut sebagai gladi bersih. Namun demikian ada beberapa kelompok yang setelah melakukan dress rehearsal masih memiliki satu lagi tahapan yang benar-benar seperti pementasan yang disebut final dress. Penyelenggaraan dress dan final dress ini mungkin diadopsi sebagai gladi kotor dan gladi bersih.

==== bersambung ===

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.