Eduteater

Teknik Timing Dalam Pemeranan

Teknik Timing Dalam Pemeranan

Istilah timing dalam pemeranan tidak terkait dengan kecepatan seperti halnya dalam olah raga, melainkan ketepatan. Teknik timing adalah teknik ketepatan waktu antara aksi tubuh dan aksi ucapan atau ketepatan antara gerak tubuh dengan dialog yang diucapkan (Santosa, 2008: 340). Dalam konteks hubungan antara gerak dan ucapan tersebut ada tiga macam timing. Pertama, gerakan dilakukan sebelum ucapan. Kedua, gerakan dilakukan sambil mengatakan ucapan. Ketiga, gerakan dilakukan setelah ucapan (Rendra, 2013: 43).

Secara rinci, Rendra menjelaskan bahwa timing semacam itu mempunyai akibat yang khusus. Ia bisa dipakai untuk memberikan tekanan atau menghilangkan tekanan. Ada dua akibat yang bisa ditimbulkan dari fungsi ini. Pertama, apabila gerakan itu erat sekali berhubungan dengan kata yang diucapkan, tetapi dengan jarak antara seketika, maka efeknya akan lebih memberikan tekanan kepada kata yang diucapkan. Kedua, apabila gerakan dilakukan sementara kata-kata diucapkan, maka pemain yang melakukan hal itu akan lebih banyak mendapatkan tekanan pada emosinya, dan juga ia akan lebih menonjol di antara pemain-pemain yang lainnya di atas pangung, tetapi kata-kata yang ia ucapkan kurang mendapat tekanan atau dalam banyak hal menjadi tidak penting lagi artinya. Selain itu, timing bisa pula dipakai untuk menjelaskan alasan suatu perbuatan, apabila satu gerakan dilakukan sebelum atau sesudah kata-kata diucapkan (Rendra, 1985: 35).

Apa yang disampaikan oleh Rendra di atas lebih mengarah kepada tindakan fisik terkait aksi yang dilakukan. Timing digunakan untuk menegaskan (menekankan) ucapan, emosi atau motif yang mendasari sebuah perbuatan. Sebuah gerakan yang dilakukan langsung setelah satu kata terucap dapat diartikan sebagai penegasan kata tersebut sebagaimana dalam cuplikan adegan di bawah ini.

PADA SEBUAH PERTEMUAN

Arja : Daryat, apa yang akan kau katakan sekarang?

Daryat : Ehh.. begini pak. Sewaktu saya mengerjakan penggalian saya… ehh.. saya…

Arja : Kamu mengapa, hmm? Katakan saja!

Daryat : Saya.. ehhh… bagaimana ya.. emm, maksudnya.. waktu itu saya…

Arja : Daryat! Aku tidak suka kau berbelit-belit semacam itu. Sekarang katakan saja dengan singkat, apakah kau berhasil menemukan harta itu?

Daryat : Saya.. ehh..

Arja : Kamu gagal kan? Iya Kan?!

Daryat : Eh.. iya pak.

Arja : Daryat! Pergi kamu sekarang dan jangan datang kembali ke sini! (MENGGERAKKAN TANGAN MENGUSIR)

tobe continued……

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.