President director and act/ theatre coach

Whani Darmawan – AKTOR dan PENULIS. lahir di Yogyakarta 1966. Menggeluti seni keaktoran dari panggung ke panggung teater sejak tahun 1985-hingga kini. Mmemainkan naskah lakon dunia Samuel Beckett (Endgame-1999 & 2013) lakon eksistensial yang ia tulis sendiri, Metanietszche ; Boneka Sang Pertapa. Bermain dalam King’s Witch (Goenawan Muhammad, 2006), peran Imam Samudera di fim Bali Project (Michael Jenkins 2006). Salah satu perannya yang mendapat banyak apresiasi adalah pada saat ia bermain sebagai perempuan dalam lakon  Sidang Susila (teater Gandrik, 2008). Bergabung dengan Teater Koma Jakarta dalam drama Kabaret yang diputar selama setahun oleh Metro TV (2008).

Bersama sutradara film Hanung Bramantyo membuat DFC (Dapur Film Community) Acting Course, dan menangani beberapa film sebagai acting coach ; Get Married, Idola, Ayat-Ayat Cinta. Personal yang pernah ditangani adalah Nirina Zubir, Riyanti Carwright, Desta, Aming, Ringgo Agus Rahman, Revalina S Temat, dll. Juga bermain dalam film Drupadi arahan Riri Reza sebagai Duryudana (2008). Bermain cemerlang dalam Opera esai Goenawan Mohammad-Tony Prabowo, Tan Malaka (2010). Mutakhir bermain sebagai Guru Sayap Merah dalam film Pendekar Tongkat Emas arahan sutradara Ifa Isfansyah, produser Mira Lesmana (2014)

Karya tulisnya  1) Aku Merindukan Anakku Menjadi Pembunuh (cerpen),2) My Princess Olga, novel memoar, Gagasmedia (2005). 3).Nun (novel, 2010) 4). Andai Aku Seorang Pesilat – Spiritualitas Silat dalam Hidup Sehari-hari (kumpulan esai, 2012)

One thought on “Whani Darmawan”

Leave a Reply